Sunday, 10 November 2013

Penat



dan aku penat, Re
tipu ku untuk diri sendiri lapuk
Hei, tau kah kamu setiap malam dering itu kunanti
meski sapaan tak berarti
setidaknya untuk tau_ada aku disitu
tapi rasanya aku menjadi aneh
ini gila
dan aku tak mau lagi bertahan
tak akan lagi ku nanti dering ,Re
karena hei … aku tersadar, ada dering yang setia untukku.

terimakasih untuk semua tawa
secangkir kopi
sepotong kue
juga jejak-jejak di jalan
aku bergegas, Re
baik-baiklah
_dan lampu jalan yang kita suka_
biarkan dia menyimpan memoar kita

No comments:

Post a Comment